Sejarah Singkat Rumah Sakit Islam Namira

Keberadaan Rumah Sakit Islam Namira ini dimulai dari sebuah Klinik Rawat Inap yang berdiri di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 17 Pancor - Lombok Timur atas inisiatif seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam yaitu dr. Hj. Wikan Tyasning, Sp.PD. FINNASIM. Awalnya klinik rawat inap Namira hanya memiliki jumlah tempat tidur 4 buah, IGD dan laboratorium sederhana. Klinik spesialis ini saat itu hanya menerima rujukan perintah rawat inap dari para spesialis yang bekerjasama dengan Klinik Namira. Saat itu ada 4 bidang spesialistik yang bekerjasama yaitu Penyakit Dalam, Obsgyn (kebidanan dan kandungan), Anak dan Bedah. Untuk proses operasi pasien Obsgyn masih bekerjasama dengan Klinik Bersalin Kuncup Bunga, sedangkan operasi bedah bekerjasama dengan RSUD Dr. R. Soedjono Selong.

Pada tahun 2011 Klinik Namira berkembang menjadi Rumah Sakit Type D dengan jumlah tempat tidur 24 buah, ditangani oleh tenaga yang terdiri dari 5 orang Dokter Umum dan 19 orang Paramedis. Dengan memakai nama Rumah Sakit Islam Namira akhirnya dikukuhkan sebagai salah satu pusat rujukan kesehatan di Kabupaten Lombok Timur, sehingga dengan status tersebut Rumah Sakit Islam Namira harus berbenah diri memperluas wawasan dan kualitas pelayanan agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memasyarakatkan keberadaan Rumah Sakit Islam Namira, program-programnya serta pembinaan yang telah dan akan dilaksanakan. Dengan semakin meningkatnya kegiatan dan tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, maka mulai dirintis pembangunan gedung baru yang berlokasi di belakang gedung lama. Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak tahun 2012. Seiring dengan perkembangannya melalui pembangunan gedung-gedung baru dan penambahan Sumber Daya Manusia maka Rumah Sakit Islam Namira pun semakin mengalami perkembangan dan kemajuan. Usaha ini pun terus dilakukan demi memenuhi persyaratan untuk naik kelas menjadi Rumah Sakit Type C.

Peningkatan status Klinik Namira menjadi Rumah Sakit kemudian diikuti dengan pembentukan struktur organisasi pada tahun 2013, Rumah Sakit Islam Namira dipimpin oleh seorang Direktur dibantu para pejabat pengelola berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pembina Yayasan Rumah Sakit Namira Pancor. Pada bulan Juli 2017 terjadi pergantian Direktur berdasarkan SK Ketua Dewan Pembina Yayasan Rumah Sakit Namira Pancor Nomor : 005/SK/YRSNP/VI/2017.

Saat ini Rumah Sakit Islam Namira telah berkembang menjadi salah satu Rumah Sakit yang diperhitungkan dengan jumlah tempat tidur 97 bed dan pelayanan oleh 17 Dokter Spesialis di 12 bidang spesialistik. Walaupun hasil visitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Juni 2017 Rumah Sakit Islam Namira dianggap belum bisa naik kelas, tetapi pelayanan dan fasilitas yang ada sudah sangat kompetitif dibandingkan dengan Rumah Sakit lain yang ada di Lombok Timur.

Share this post


v3.0 © Copyright 2018 - Rumah Sakit Islam Namira. All Rights Reserved
Develope by Tim ICT RSI Namira
Online: 1 | Hits: 42 / 94055

Follow Us